☆º°˚Harapan
Itu ada☆º°˚
(by Admin ^diah^)
_Pemeran utama_ :
♥Cut meyriska sebagai chika
♥Stefan william sebagai stefan
♥Yuki kato sebagai yuki
♥Nina zatulini sebagai nina
♥Rizky alatas sebagai mike
Selamat membaca, semoga kalian suka ya. Maaf kalo agak gaje, maklum PERTAMA KALI BUAT CERITA. saran dan kritikan para readers saya terima dengan tangan terbuka.
Like+comment
☆º°˚HARAPAN ITU ADA☆º°˚
Kebiasaan stefan saat malam hari, memandang bintang -bintang ☆º°˚ dilangit. berharap salah satu dari bintang ☆º°˚ itu adalah chika. ''harapan itu ada,'' (kata stefan dalam hati ) stefan akan terus mencari adik kecilnya itu. tak sadar sebuah tetesan membasahi pipi nya, ia mengingat kejadian 7 tahun yang lalu saat ia masih berusia 10 tahun.
☆º°˚Flasback☆º°˚
saat itu stefan , yuki, dan chika (adik stefan ) sedang bermain di taman, seketika itu mereka sedang brmain petak umpet , yang jaga adalah stefan 1...2...3....4...5 , chika dan yuki pun berlari mencari tempat persembunyian yang tidak mungkin diketahui oleh stefan , yuki telah menemukannya yaitu dibalik pepohonan yang besar dan tinggi, namun chika belum jga menemukan tempat persembunyiannya, dia terus berlari menyusuri taman , ''disana '' kata chika kecil yg mungil setengah berlari
(disebuah gubuk tua yg mungkin tidak ada penghuninya). 9.......10.......11.....12......13.....14.....15.
''Udah ya aku cari kalian '' teriak stefan melengking ke telinga yuki, stefan pun menyusuri jalan taman tersebut dilihatnya pohon besar,
Stefan : ''sepertinya ada seseorang dibalik pohon itu?''
Ia pun berjalan mendekati pohon, ternyata dugaannya benar, yuki sedang bersembunyi disana.
Stefan : ''yuki, kamu ketauan!'' (mengagetkan yuki )
yuki : ''aduh ketauan juga kan!'' (cemberut )
Kini giliran stefan mencari adik mungilnya itu, mereka terus berjalan sambil berteriak '' chika, kamu dimana?'' tapi chika tak mendengar teriakan kakak nya itu, karna chika bersembunyi terlalu jauh. Mereka berdua telah lelah memutari taman itu untuk beberapa kali tapi mereka tetap tidak menemukan jejak chika, mereka berdua duduk di bangku taman.
Stefan : ''gimana nih chika belum ketemu?''( Kata stefan dengan nada yang tersengal- sengal)
Yuki : ''aku juga gak tau kemana harus mencari chika!''
Stefan : ''aduh aku takut, mama papa pasti marahin aku kalo chika gak pulang bareng aku''. ( dengan penuh khawatir)
Yuki : ''kita minta bantuan bibi minah aja yuk?''. (mintanya pada stefan)
Stefan : ''ayuk''
Mereka berdua pun pulang kerumah yuki untuk minta tolong dengan pembantu yuki yaitu bibi minah.
Merasa ketakutan chika pun keluar dari gubuk itu, dan berteriak '' kak stefan , kakak dimana?'' terus berjalan. '' kakak aku disini'' (sambil menangis bersedu-sedu). Seorang wanita dan pria paruh baya menghampiri chika yang sedang menangis.
Pria :'' kenapa menangis nak?'' tanya pria itu padanya
Chika tidak menjawabnya dia hanya bisa menangis. Kemudian wanita yang bersama pria tadi membelai rambut halus chika dengan penuh kasih sayang. alhasil kedua orang tersebut membawa chika pulang kerumah mereka ( mungkin chika akan diadopsi oleh mereka). Nina anak kandung orang tua angkat chika sangat senang atas kehadiran chika. Awalnya chika terus saja menangis, dan merengek minta pulang, tapi setelah dibujuk dan dibelikan mainan oleh orang tua angkatnya. Ia jad melupakan semuanya. Nama belakang chika pun diubahnya menjadi chika wijaya. Chika selalu bermain bersama kak nina.
@taman
Diwaktu yang bersamaan bibi minah, stefan, dan yuki mencari-cari chika sampai larut malam, namun chika tak juga dapat ditemukan. Papa dan mama mengkhawatirkan chika dan stefan yang belum pulang kerumah. papa rama mencoba menghubungi papa yuki, '' hallo mas, yuki udah pulang dari taman?'' penuh khawatir
Papa yuki : ''belum tuh mas, '' jawab papa yuki yang juga khawatir dengan keadaan anaknya!
Papa stefan : ''gimana klo kita carii dia ditaman mas?''
Papa yuki : ya sebaiknya begitu mas''
Papa stefan pun menyudahi pembicaraan terlebih dahulu. Kini papa stefan beserta istrinya telah berada didalam mobil avanza miliknya dengan seorang supir,
Papa stefan : ''ayo pak cepet!'' (perintanya)
Papa dan mama stefan tampak cemas. mereka berdua memikirkan sesuatu yang buruk menimpa kedua anak kesayangannya itu, tetapi segera mereka tepiskan pikiran itu dan mencoba berpikiran positif tentang mereka. tampak beberapa meter dari taman terlihat mobil avanza putih milik keluarga yuki telah tiba disana , dan kini papa dan mama stefan telah berada disana. Mereka pun berjalan menyusuri taman sambil memanggil-manggil nama mereka .
Papa & mama yuki : ''yuki kamu dimana sayang ?''
Papa dan mama epam : ''chika , stefan , ini papa ama mama''
Bibi yang mendengar panggilan itu langsung Mengajak kedua bocah tersebut berlari dan mencari arah suara tersebut, sampai akhirnya mereka bertemu dengan kedua keluarga yang sedang mengkhawatirkan anaknya itu.
Papa & mama stefan : ''sayang, mama papa khawatir sama kamu'' (sambil mencium kening anaknya)
Papa mama yuki : ''yuki besok jangan maen sampe larut ya?, mama papa sangat mengkahwatirkan kamu!''
Yuki : ''iya ma pa aku janji gak bakal nakal lagi!''
mama chika : ''stefan, adik kamu chika mana?'' ( tanyanya panik)
Stefan : ''maaf ma, chika hilang pas maen petak umpet ''
Tiba-tiba mama stefan pingsan atas pernyataan anaknya. Semua panik dan segera membawa mama stefan kerumah sakit.
@rumah sakit
Mama sinta akhirnya sadar. '' pa, chika mana pa? (tanya sambil mengeluarkan air mata )
Papa stefan : ''sabar ma, papa udah telpon polisi buat nyari chika''.
Walaupun begitu mama chika tetap tidak mau, ia ingin mencari putri satu-satunya itu, '' tapi ma, mama masih sakit?' (Bentak papa stefan). Setelah dibujuk oleh stefan dan papa , mama pun mau menunggu informasi dari kepolisian.
@pagi hari
mama yuki : ''gimana pa , udah ad kabar belum dari chika?''
Papa : ''belum ma!''
Ponsel milik papa rama pun berdering, pak rama keluar dari ruangan tersebut. diangkatnya tertulis dari kepolisian
bpk polisi : ''halo selamat pagi pak
Papa stefan : ''pagi pak, bagaimana informasi mengenai anak saya?''
Pak polisi : ''maaf pak saya harus mengatakan ini''
Papa : ''cepat katakan pak!'' (Bentak papa)
Pak polisi : ''kami dri kepolisian menemukan seorang anak gadis sekitar berumur 7 tahun tewas dengan muka yang telah hancur''.
Papa stefan : ''apa pak! '' ( shock mendengar pernyataan polisi tersebut papa tak sengaja menjatuhkan ponselnya kelantai, sontak terdengar oleh stefan yang sedang menemani mama didalam ruangan. stefan keluar, terlihat papa disudut ruangan tampak putus asa .
Stefan berjalan mendekati papa, terlihat papa sedang meneteskan air mata.
Stefan : ''pa, papa knapa?'' (tanyanya seraya duduk disamping papa)
Papa stefan : ''adik kamu!''
Stefan : ''knpa chika pa ?''
Papa stefan : '' chika udah gaada!''
Stefan : '' maksud papa?'' ( tidak yakin )
Papa stefan : ''adik kamu udah meninggal !''
stefan : ''apa pa, gamungkin, chika maafin aku ga bisa jaga kamu!,
Maafin aku maafin''
Papa stefan : '' kamu jangan kasi tau mama sebelum pemakaman chika selesai''
Stefan hanya bisa mengangguk tanda mengerti.
☆º°˚pemakaman
Suasana Pemakaman chika dipenuhi isak tangis papa,stefan,yuki, dan keluarga yuki yg turut hadir dalam pemakaman itu. Yuki,stefan,dan papa menaburkan bunga diatas tanah makam chika, mereka tak lupa membawa bunga mawar merah kesukaan chika, tapi mama chika tidak ada saat pemakaman chika karna mama bisa shock melihat putrinya terbujur kaku tak bernyawa dengan wajah yang hancur . Pemakaman pun selesai pukul 02.04. Semua pelayat pulang, tapi stefan dan papa masih berada disana untuk mengucapkan kata-kata terakhir untuk nya.
Stefan : ''chika maafin kakak , ga bisa jaga kamu!''
Papa chika :'' chika sayang mudah-mudahan kamu bahagia diatas sana ''
Stefan : ''chika, kamu akan tetap menjadi adik kesayangan ku'' ( sambil menangis ) , hari pun semakin gelap stefan dan papa memutuskan untuk pergi ke rumah sakit menjemput mama dan akan memberitau mama apa sebenarnya yang terjadi. Saat papa pergi ke pemakaman . Papa meminta dokter untuk memberi mama obat tidur agar tidak ketara, obat tidur hanya bertahan beberapa jam saja. Stefan dan papa berjalan menuju mobil tak disangka mama berlari menyusuri setiap makam, mama yang masih mengenakan pakaian rumah sakit itu berteriak '' chika sayang mama ikut kamu, mama sayang kamu''!. Papa pun segera menghampiri mama dan bibi yang menemani mama pergi kemakam. Kini papa telah menahan tubuh mama yang jalanya agak sempoyongan ,
Bibi : ''pak maafkan saya , ibu memaksa saya!'' ( penuh rasa bersalah )
Papa : ''ya tak apa-apa bi!''
Kini mama hanya bisa menahan tangis, karna mama tlah lelah menangis, papa menegarkan hati mama yang terluka, akhirnya mama bisa menerima semua ini. Walau berat tapi mama harus menerima semua ini.
@3 hari setelah kematian chika
Beberapa hari kemudian papa mendapat telpon dari kepolisian, Ia sedikit bahagia '' harapan itu ada'' , stefan dan mama juga mengatakan hal yang sama '' HARAPAN ITU ADA''. keluarga chika pun terus mencari keberadaan chika namun hasilnya nihil, keluarga chika tetap semangat dan berjanji akan terus mencari putrinya, ''HARAPAN ITU ADA'' UCAP STEFAN KEMBALI.
@stefan
Hari demi hari , berminggu-minggu, bahkan bertahun-tahun dilalui keluarga rama wijaya tanpa hadirnya chika. Kini tak terasa stefan telah berusia 17tahun,.
@chika
Begitu juga dengan chika hari demi hari ia lalui bersama keluarga
Rama wijaya, dan tumbuh menjadi gadis remaja yang pintar, manja, cantik, dan menarik , chika telah memasuki umur 15 tahun. chika tidak mengingat kejadian 7 tahun ya lalu, karna ia mengalami amnesia , dia tidak bisa mengingat masa lalunya, masa-masa indah bersama kak stefan, papa reno dan mama angel ( papa mama kandung chika ).
@Balik keawal
Tiba-tiba mama mengagetkan stefan ,
Mama : ''stefan kamu knapa?, kamu ingat lagi ya sama adik mu?''
Stefan : ''iya ma, chika smoga kamu baik-baik saja diluar sana''
Mama stefan : '' ya udah stef, kamu tidur gih udah malem, Besok kan sekolah pertama tahun ajaran baru''
Stefan : ''iya ma'' ( stefan menurut )
Kemudian stefan merebahkan tubuhnya di tempat tidur, mama menyelimuti tubuh stefan. Mama duduk agak dipinggir tempat tidur dan mengelus anak satu-satunya itu, mama akan selalu menjaga stefan, ia tak mau kehilangan anak untuk kedua kalinya. Kini stefan telah tidur pulas, mama menutup jendela kamar stefan dan sekilas melihat bintang nan jauh disana dengan bisikan '' HARAPAN ITU ADA''. mama pun menutup pintu kamar stefan.
@ sekolah
Stefan memarkir mobilnya itu diparkiran mobil, yuki pun menghampiri stefan.
Yuki : ''hay stefan'' ( melambaikan tangan)
Stefan : ''hay juga yuki''
Mereka pun berjalan beriringan menuju kelas 12 ipa 1. Terlihat didalam kelas telah ramai dengan cerita anak-anak yang menghabiskan libur panjang dengan melakukan kegitan-kegiatan. Genk dari yuki ( vebby, jasmine, bella, ) menghampiri stefan dan yuki.
All : ''hay yuki stefan''
Yuki dan stefan : ''hay juga''
Stefan permisi duluan untuk ke tempat duduknya, yuki juga berjalan diringi teman-teman ke tempat duduk. Ponsel stefan bergetar seperti menyampaikan sebuah pesan.
From : kevin
Stefan, istirahat pertama kumpul ditempat biasa!
Stefan pun mengetik sms dengan cepat .
To : kevin
Oke.
@kelas 10 ipa 1
'' akhirnya mos berakhir juga'' kata chika. Chika kini telah resmi menjadi siswi sma 1 JAKARTA. chika memilih duduk deket meja guru deret 3 dari depan bersama vita ( teman smp chika), dibelakangnya ada diah dan laksmi (teman baru chika). Mereka berempat sangat asyik mengobrol,(seperti teman akrab, padahal baru aja kenalan). Walaupun baru kenal chika tak enggan menceritakan bahwa kepalanya pernah terbentur batu yang mengakibatkan dia mengalami amnesia saat umur 12 tahun. Bel masuk pun berbunyi . Semua murid masuk kelas.
Guru biologi : '' pagi anak-anak''
Murid : ''pagii bu''
Guru : ''perkenalkan nama ibu mariani, ibu guru biologi untuk kelas 10 ipa 1, sekaligus wali kelas kalian''.
Bu mariani itu pun terus nyerocos didepan kelas, menceritakan hal-hal yang dianggapnya tidak penting. Hingga jam pelajaran pertama berakhir ibu mariani terus nyerocos sendiri.
@bel berbunyi@
Guru : ''keasyikan bercerita, ibu sampai lupa memilih ketua kelas, okay dijam kedua ibu minta izin pada pak gusti untuk meminta waktunya sebentar, Sekarang kalian boleh istirahat''.
Laksmi : ''chika ,kekantin yuk?''
Chika : ''okay''
Mereka berempat pun kekantin. tak sengaja chika menabrak kakak kelasnya ,
Chika : '' eh maaf kak, ''
Stefan : ''iya iya gapapa''
Teman-teman yang melihat kejadian itu berbalik menghampiri chika,
All : ''loe gak apa-apa kan?''
Chika : '' gue gak pa'' sekali lagi maaf ya kak'' (dengan tampang polos)
''Stefan'' panggil ajun!
Stefan :''iya jun,tunggu''
Chika dan teman-teman berlalu dari tempat itu, stefan tetap berdiri disana, tapi akhirnya berlalu karena ajun sedari tadi berteriak memanggil nama ''stefan''. Saat berjalan menuju tempat tongkrongannya, stefan mengingatkan gadis itu pada chika. Pikiran tersebut ditepiskannya segera, ''tidak ada yang bisa menyamai chika dengan gadis manapun''. (ucap stefan dalam hati)
@bel masuk
Semua siswa beriak-riuh memasuki kelas. Bu mariani memasuki kelas, sesuai janji nya tadi akan ada pemilihan ketua kelas .
Guru :'' apakah kalian sudah mempunyai calon ketua kelasnya''
Diah : ''chika bu'' ( menunjuk kearah chika)
Chika : ''loe kok gue, enggak bu''
Guru : ''okay kalo gitu kita voting aja,''
* calon ketua kelas
1) chika
2) daniel
guru : ''siapa yang memilih daniel?''
Bu mariani pun menghitung jumlahnya 1...2...3........dan...........?
'' siapa yang memilih chika ?''
1....2....3.....dan ........?
Guru : ''kita udah tau kan siapa ketua kelasnya, okay ibu harap kalian berdua bisa menjadi ketua dan wakil kelas dengan baik''
Laksmi : ''selamat ya, chika''
Diah&vita : ''cie,cie yang jadi ketua kelas''
Chika : ''apaan sieh loe?''
pemilihan selesai dibarengi bel tanda istirahat kedua.
Chika,vita, diah, laksmi lebih memilih untuk mengobrol didalam kelas ketimbang ngecengin kakak kelas ataupun menghabiskan uang jajan. Hingga mereka bosan, bel masuk terakhir pun berbunyi.
Guru matematika masuk kelas.
Pak seno : ''siang''
All : ''siang pak''
Pak seno : ''apa kalian sudah mendapat lks matematika?''
All : ''belum pak, ketua sama wakil minta lks ama pak dirta di perpustakaan''
Chika dan daniel pun berjalan menuju perpustakaan, tiba diperpustakaan ia melihat cowok tadi yang tak sengaja ia tabrak. rupanya ia juga sedang mengambil lks. kak stefan hanya tersenyum pada chika saat ia berpapasan. Chika dan daniel meminta lks pada pak dirta. Lks pun diberikan. Chika dan daniel pun membawa semua lks ke kelas. Semua berebutan memilih lks yang mulus,bagus, dan yang pasti bisa dibaca. Kini pelajaran matematika dimulai dari aljabar, chika paling benci dengan pelajaran ini. 1 jam pelajaran itu dilalui chika dengan sangat bosan dan setengahnya dari pelajaran itu tak dapat masuk ke otaknya. Tapi untungnya bel pulang berbunyi. Kak nina dan kak mike telah menjemputnya.
Chika : ''gue duluan ya'' ( melambaikan tangan)
All : ''oke''
@didalam mobil
Nina : ''bagaimana hari pertama kamu belajar''
Chika : ''tidak begitu buruk''
Walaupun chika dan nina bukan saudara kandung, nina sangat menyayangi adik angkatnya itu melebihi dirinya sendiri, begitu juga dengan mike. Chika terkadang sangat manja dengan mike.
Mike :'' kamu mau makan gak chik?''
Chika :''ga ah, mau makan masakan mama aja, pasti lebih enak'' (tolak chika)
Mike : ''oke deh''
@rumah rama wijaya
Chika, nina, langsung masuk ke dalam, namun mike tidak bisa mampir karena saat perjalanan pulang (kerumah nina) mike ditelpon oleh sang mama yang menyuruhnya segera pulang untuk mengantar mama arisan.
@kamar chika
Chika membuka sepatunya dan langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuknya, ia mengingat cowok tadi yang bernama stefan,
'' kalo diliat-liat dia lucu juga'' pikir chika dalam hati, senyumnya manis.
Mama sinta : '' chika, makan sayang''
Chika : '' iya ma sebentar''
Chika pun segera mengganti seragam dengan pakaian rumah. Ia segera menuruni anak tangga satu demi satu. Terlihat mama sinta sibuk menyiapkan sarapan untuk kedua putrinya yang cantik-cantik itu. Chika pun dengan lahap menghabiskannya, nina heran dengan tingkah adiknya itu. Nina saja baru menghabiskan seperempat dari makananya, Sementar Chika telah menghabiskan makananya tanpa sisa atau bekas makanan yang menepel dipiringnya, piringnya bersih.
Nina :'' chika gak pernah berubah dari dulu, gayanya ngegemesin''
Chika : ''ya dong kak, adik siapa dulu? Kak nina''
Nina :'' oh ya chika , kamu mau ikut kakak gak ke mall ntar sore ?''
Chika:'' boleh kak''
Mereka pun mengobrol dengan asyiknya diruang makan, sambil tertawa terbahak-bahak mendengarkan cerita-cerita unik dari chika. Inilah yang membuat mama dan nina sangat menyayangi chika, chika selalu bisa membuat seisi rumah menjadi tertawa lepas.
Nina: chika , tambah sayang aja ama kamu'' ( memeluk chika)
Chika : '' aku juga tambah sayang ama kakak''
Mama : ''sama mama, ?''
Chika : ''iya dong sama mama juga sayang banget''
Tak disangka papa yang baru pulang dari kantor pun mendengar percakapan mereka, papa langsung molontarkan pertanyaan '' sama papa gak sayang ya?''
Chika : ''siapa yang bilang gak sayang?, aku sayang ama papa mama, kak nina juga sambil memeluk erat papa rama. Mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia.
@rumah stefan
Stefan :'' loe maen dong kerumah baru gue'' (mintanya pada yuki disebrang)
Yuki : ''oke, tapi sekarang loe mesti keluar''
stefan : ''keluar, ngapain?''
Yuki memutuskan sambungan teleponnya, stefan pun menuruti ucapan yuki. Stefan membuka pintu dan wow suprise temen-temen nya semua kini sudah berada di dalam rumah barunya. Stefan baru pindahan 2 hari yang lalu, rumahnya yang ini lebih besar dan megah dibandingkan dengan yang lama. suara canda tawa teman-temannya memenuhi ruangan. Pembantu stefan pun menyugukan minuman dan beberapa macam kue, cukem langsung saja menyambar kue itu.
Kevin : '' ih cukem ini kebiasaan''
Stefan : '' ga apa-apa kok abisin aja,klo bisa''
Kevin :'' tuh kan yang punya kue aja gak marah, nah loe yang sewot''
Yuki : ''nyokap, bokap loe mana?''
Stefan : '' oh mama lagi ke mall, kalo papa lagi dikantor'' (jelas stefan singkat, padat). Mereka pun mengobrol dengan cemilan kue yang disediakan, tak terasa 3 jam sudah mereka berada dirumah stefan, teman-teman memutuskan untuk segera pulang karna senja telah menanti.
@mall
Nina :'' chika tolong dong bawain belanjaan kakak''
Chika : ''sini kak ,aku bawain''
Chika dan nina pun terus memutari pusat perbelanjaan tersebut, beli itulah beli inilah . Kebiasaan buruk nina kalo udah ketemu yang namanya mall pasti lama banget nangkring di toko baju, chika jadi bosen harus milihin baju yang pas untuk kak nina, chika memutuskan untuk duduk dibangku yang berada diluar toko tersebut. Chika memainkan bb nya. Chika melihat seorang ibu yang kerepotan membawa barang belanjaan, dompet ibu itu jatuh. Tanpa ragu chika mengambilnya dan segera mengejar ibu itu.
Chika : '' bu , ibu berbaju merah'' (jeritnya)
Ibu itu pun menoleh.
Ibu : '' ya nak, ada pa?''
Chika : ''ini bu dompetnya jatuh''
Ibu : '' oh ya makasi ya nak,kamu baik sekali''.
Chika : ''sama-sama bu,
Ibu : '' bagaiman kalo kamu ibu traktir makan?''
Chika : '' boleh juga dari pada gue nungguin kak nina disini sendirian'' (dalam hati). alhasil chika mengiyakan ajakan ibu itu.
@restaurant
Chika dan mama angel memesan makanan yang sama, mereka berdua mengobrol.
Mama angel : ''siapa nama nya nak?''
Chika : '' chika bu,''
Mama : ''saya angel, namamu sama seperti putri saya, mungkin kalo dia masih disini sebesar kamu''
Chika : ''maksud ibu?''
Mama angel : ''anak saya hilang saat berumur 7 tahun!''
Chika :'' maaf ya bu,''
Mama angel : ''oh ya tak apa nak''
mama angel pun merasa ada sesuatu istimewa saat dekat dengan chika, seperti sudah mengenal lama. Pesannanya kemudian datang, mama angel yang melihat cara makan chika sama dengan putri kecilnya itu, ingin rasanya ia memeluk chika.
mama angel :'' chika, boleh tante memeluk kamu?''
Nina : ''tentu tante''
Mama memeluk chika dengan erat seakan chika kecil ada pada diri chika.
Belum sempat chika menghabiskan makanan, ponselnya bergetar seperti menyampaikan sebuah pesan.
From : kak nina
kamu dimna sih chik? Cepetan aku udah kelar nie beli bajunya!''
Chika dengan sigap mengetik smsnya,
to : kak nina
Oke.sekarang!''
Chika buru-buru pamit kepada mama angel,secepat kilat ia menghampiri kak nina.
@1 minggu berlalu
Kini sudah seminggu chika melewati hari-harinya disekolah. Persahabatan antara kupu-kupu (chika,vita,diah,n laksmi) pun semakin erat. Sejak kejadian itu ,Chika semakin dekat dengan stefan , stefan ternyata tetangga baru chika, dan yang lebih mengagetkan lagi tante yang ia temui seminggu yang lalu adalah mama angel ( mama stefan ).
Chika sering bertamu kerumah stefan , kalo gak iseng , yah nanya pelajaran aljabar ( perlu dicatat , stefan sangat jago yang namanya aljabar). Mama papa stefan sangat senang jika chika bertamu kerumahnya.
@hujan deras
Terlihat rama wijaya beserta istri sedang mengobrol asyik disana ditemani secoples cemilan, keluarganya sedang membicarakan chika.
Mama sinta : '' mas, bagaimana kalo chika bertemu dengan keluarganya?'' (menatap suaminya)
Papa : ''itu tidak mungkin ma''
Mama : ''mama sangat menyayangi chika, walau dia bukan anak kandung kita''
saat mama mengucapkan hal itu, chika tepat berada didepan pintu,
walau samar terdengar oleh chika tapi dia masih bisa mendengar kata terakhir mama itu '' BUKAN ANAK KANDUNG'' ucapnya lirih
Mama : ''sayang kamu udah pulang?''
Chika : '' ma, jelasin apa maksud mama?''
Papa : '' maafkan kami sayang''
Chika : '' knapa sih ma , mama gak bilang dari dulu, kenapa mesti sekarang?'' tanyanya membentak
Papa : ''sebelum mengalami amnesia, kamu telah mengetahuinya, tapi saat amnesia kamu lupa semuanya dan kami memutuskan untuk tidak memberitahu kamu.
Chika :'' walau amnesia, chika berhak tau!''
Tanpa berpikir panjang disertai hujan deras petir yang menggeleger chika nekat pergi dari rumah, mama dan papa mengejarnya tapi chika sudah terlalu jauh,kemudian mobil jazz merah berhenti di depan rumah rama wijaya.
Mama : '' angel adik kamu pergi''( menagis)
Papa :'' cepat kamu cari dia!'' (perintah papa)
Angel dan mike yang saat itu masih berada disana segera menuruti perintah papa.
@chika
Chika terus berjalan tak tau arah tujuannya, air mata nya tak terlihat lagi oleh derasnya hujan. Hatinya hancur, terluka, kecewa. Tak disangka sebuah motor mengebut dari belakangnya, dan brukkk,chika terlempar keatas dan kepalanya membentur aspal.
@mama sinta
Mama sinta terus saja menangis tak henti-hentinya. Ia khawatir dengan chika, ia merasa sangat bersalah padanya, mama hanya bisa berdoa agar keadaan chika baik-baik saja.
@didalam mobil stefan
Mama angel dan stefan saat itu tengah datang dari arisan, hujan begitu derasnya menyulitkan stefan untuk melihat jelas didepanya, stefan berhenti mendadak karna dia melihat seseorang tergeletak ditengah jalan. Stefan dan mama pun nekat turun, dilihatnya chika terbujur lemas tak berdaya dipenuhi darah segar yang mengalir. Stefan pun segera mengangkat tubuh mungil chika kedalam mobil dan membawanya kerumah sakit.
@rumah sakit
Dengan rasa cemas papa, mama, nina , dan mike berjalan melewati setiap lorong-lorong rumah sakit. Kini ia telah mendapatkan mama angel dan stefan dengan keadaan cemas pula. '' bagaiman keadaan putri saya , bu?''
Mama stefan : '' masih ditangani dokter''
Mama angel menceritakan kejadian yang sebenarnya pada mama stefan, mama kaget mendengar kata- kata mama sinta yang menyatakan bahwa '' CHIKA BUKAN ANAK KANDUNG SAYA'' ,ia menemukan chika ditaman saat itu dia sendirian dan menagis.
Stefan :'' ma, itu pasti chika kecil?,HARAPAN ITU ADA, ma dan kita tak usah mencari harapan itu lagi karna dia ada didepan mata kita''
Mama hanya bisa berharap agar apa yang diucapkan stefan benar adanya. dokter keluar dari ruangan itu,
Mama angel :'' bagaimana keadaan anak saya?''
Dokter : '' anak ibu membutuhkan donor darah b''. Golongan darah chika sama dengan mama angel dan stefan.
Stefan dan mama : '' darah saya aja dok, ?''
Stefan :'' ma biar aku aja ma, aku ingin menebus semuanya''
walau bersikeras mama berhasil dibujuk oleh stefan. Kini darah stefan siap untuk didonorkan.
nina :'' semoga kamu cepet sembuh''( terus berdoa''
@didalam ruangan
disana terlihat keluarga stefan dan nina yang terus komat kamit mendoakan chika. chika pun tersadar dari tidur panjangnya, keluarga pun terlihat sedikit lega. mama sinta dan papa mendekati putri mungil yang ia rindukan,
chika : ''ma, pa chika inget semuanya!''
Mama sinta : ''syukurlah, kamu telah mengingatnya''
Mama angel :'' sayang kamu inget siapa mama?''
chika :'' mama angel , mama kandung aku?''
Mama : ''iya sayang, ini mama '' ( memeluk)
Stefan :'' inget aku, ?''
Chika :'' kak stefan , itukah kamu?''
Stefan : ''ya adikku sayang, HARAPAN ITU TELAH KEMBALI'' (memeluk erat sangat erat)
Chika :'' HARAPAN?''
Stefan : '' ia, harapan itu sekarang telah berada dipelukan ku, yaitu kamu''.
Papa : ''iya sayang HARAPAN itu adalah kamu, harapan yang dulu hilang kini telah kembali''
papa reno juga memeluk putrinya. Akhirnya chika mengingat semuanya, masa-masa indah bersama kak stefan papa, mama ia pun kini sudah ingat kejadian 7 tahun yang lalu.
@rumah rama
Sejak pulang dari rumah sakit kemarin ia kini tinggal bersama keluarga papa reno ( ortu kandungnya). Sebenarnya keluarga rama berat hati melepas putrinya itu, toh juga rumah mereka berdekatan nanti kalo kangen tinggal maen. (heheehehhe). Stefan sangat senang kini harapan yang ia tunggu-tunggu selama 10 tahun, kini telah berada dalam pelukannya.
@ sekolah
Chika dan stefan pergi berbarengan ke sekolah, yuki yang melihat hal itu langsung menghampiri stefan.
yuki : '' loe ngapain sih berangkat bareng nih cewek?'' ( menunjuk chika )
Stefan : '' masalah buat loe, loe cemburu?'' ( sambil nyengar-nyengir)
Yuki :'' gak gue gak cemburu!''
Stefan : '' loe inget chika kan?''
Yuki :'' chika , adik loe kan?''
Chika:'' iya kak yuki ini chika!''
Yuki :'' masa iya, orang udah mati bangkit lagi?''
Stefan pun mengajak adik serta yuki ke belakang sekolah. Stefan menceritakan semuanya pada yuki. '' memang gue , papa, mama, sempet putus asa , tapi selang beberapa hari kaematian chika kami mendapatkan harapan itu kembali'' (cerita stefan)
Yuki :'' harapan? Maksud loe?''
Stefan menjelaskan panjang lebar, sampai yuki benar-benar paham.
Yuki :'' oh jadi mayat yang ditemuin polisi itu bukan jenazah chika?''
Stefan : '' bukan yuki sayang'' ( keceplosan)
Yuki :'' apa loe bilang ''SAYANG''?
Stefan :'' iya gue sayang sama loe, loe mau gak jadi pacar gue?''
Chika :''cie....cie trima kak''
Yuki :''gak romantis banget sih, iya gue mau jadi kakak ipar chika''
Stefan :'' jadi kita ,....!''
Yuki dan chika : pacaran'' (mereka tertawa cekikikan).
Stefan berjanji dalam hati kecilnya , ia akan menjaga harapan itu, tak akan pernah ia lepas lagi, ia selalu ingin bersama harapan itu, harapan itu akan selalu bersama nya.
>Selesai<
_Pemeran utama_ :
♥Cut meyriska sebagai chika
♥Stefan william sebagai stefan
♥Yuki kato sebagai yuki
♥Nina zatulini sebagai nina
♥Rizky alatas sebagai mike
Selamat membaca, semoga kalian suka ya. Maaf kalo agak gaje, maklum PERTAMA KALI BUAT CERITA. saran dan kritikan para readers saya terima dengan tangan terbuka.
Like+comment
☆º°˚HARAPAN ITU ADA☆º°˚
Kebiasaan stefan saat malam hari, memandang bintang -bintang ☆º°˚ dilangit. berharap salah satu dari bintang ☆º°˚ itu adalah chika. ''harapan itu ada,'' (kata stefan dalam hati ) stefan akan terus mencari adik kecilnya itu. tak sadar sebuah tetesan membasahi pipi nya, ia mengingat kejadian 7 tahun yang lalu saat ia masih berusia 10 tahun.
☆º°˚Flasback☆º°˚
saat itu stefan , yuki, dan chika (adik stefan ) sedang bermain di taman, seketika itu mereka sedang brmain petak umpet , yang jaga adalah stefan 1...2...3....4...5 , chika dan yuki pun berlari mencari tempat persembunyian yang tidak mungkin diketahui oleh stefan , yuki telah menemukannya yaitu dibalik pepohonan yang besar dan tinggi, namun chika belum jga menemukan tempat persembunyiannya, dia terus berlari menyusuri taman , ''disana '' kata chika kecil yg mungil setengah berlari
(disebuah gubuk tua yg mungkin tidak ada penghuninya). 9.......10.......11.....12......13.....14.....15.
''Udah ya aku cari kalian '' teriak stefan melengking ke telinga yuki, stefan pun menyusuri jalan taman tersebut dilihatnya pohon besar,
Stefan : ''sepertinya ada seseorang dibalik pohon itu?''
Ia pun berjalan mendekati pohon, ternyata dugaannya benar, yuki sedang bersembunyi disana.
Stefan : ''yuki, kamu ketauan!'' (mengagetkan yuki )
yuki : ''aduh ketauan juga kan!'' (cemberut )
Kini giliran stefan mencari adik mungilnya itu, mereka terus berjalan sambil berteriak '' chika, kamu dimana?'' tapi chika tak mendengar teriakan kakak nya itu, karna chika bersembunyi terlalu jauh. Mereka berdua telah lelah memutari taman itu untuk beberapa kali tapi mereka tetap tidak menemukan jejak chika, mereka berdua duduk di bangku taman.
Stefan : ''gimana nih chika belum ketemu?''( Kata stefan dengan nada yang tersengal- sengal)
Yuki : ''aku juga gak tau kemana harus mencari chika!''
Stefan : ''aduh aku takut, mama papa pasti marahin aku kalo chika gak pulang bareng aku''. ( dengan penuh khawatir)
Yuki : ''kita minta bantuan bibi minah aja yuk?''. (mintanya pada stefan)
Stefan : ''ayuk''
Mereka berdua pun pulang kerumah yuki untuk minta tolong dengan pembantu yuki yaitu bibi minah.
Merasa ketakutan chika pun keluar dari gubuk itu, dan berteriak '' kak stefan , kakak dimana?'' terus berjalan. '' kakak aku disini'' (sambil menangis bersedu-sedu). Seorang wanita dan pria paruh baya menghampiri chika yang sedang menangis.
Pria :'' kenapa menangis nak?'' tanya pria itu padanya
Chika tidak menjawabnya dia hanya bisa menangis. Kemudian wanita yang bersama pria tadi membelai rambut halus chika dengan penuh kasih sayang. alhasil kedua orang tersebut membawa chika pulang kerumah mereka ( mungkin chika akan diadopsi oleh mereka). Nina anak kandung orang tua angkat chika sangat senang atas kehadiran chika. Awalnya chika terus saja menangis, dan merengek minta pulang, tapi setelah dibujuk dan dibelikan mainan oleh orang tua angkatnya. Ia jad melupakan semuanya. Nama belakang chika pun diubahnya menjadi chika wijaya. Chika selalu bermain bersama kak nina.
@taman
Diwaktu yang bersamaan bibi minah, stefan, dan yuki mencari-cari chika sampai larut malam, namun chika tak juga dapat ditemukan. Papa dan mama mengkhawatirkan chika dan stefan yang belum pulang kerumah. papa rama mencoba menghubungi papa yuki, '' hallo mas, yuki udah pulang dari taman?'' penuh khawatir
Papa yuki : ''belum tuh mas, '' jawab papa yuki yang juga khawatir dengan keadaan anaknya!
Papa stefan : ''gimana klo kita carii dia ditaman mas?''
Papa yuki : ya sebaiknya begitu mas''
Papa stefan pun menyudahi pembicaraan terlebih dahulu. Kini papa stefan beserta istrinya telah berada didalam mobil avanza miliknya dengan seorang supir,
Papa stefan : ''ayo pak cepet!'' (perintanya)
Papa dan mama stefan tampak cemas. mereka berdua memikirkan sesuatu yang buruk menimpa kedua anak kesayangannya itu, tetapi segera mereka tepiskan pikiran itu dan mencoba berpikiran positif tentang mereka. tampak beberapa meter dari taman terlihat mobil avanza putih milik keluarga yuki telah tiba disana , dan kini papa dan mama stefan telah berada disana. Mereka pun berjalan menyusuri taman sambil memanggil-manggil nama mereka .
Papa & mama yuki : ''yuki kamu dimana sayang ?''
Papa dan mama epam : ''chika , stefan , ini papa ama mama''
Bibi yang mendengar panggilan itu langsung Mengajak kedua bocah tersebut berlari dan mencari arah suara tersebut, sampai akhirnya mereka bertemu dengan kedua keluarga yang sedang mengkhawatirkan anaknya itu.
Papa & mama stefan : ''sayang, mama papa khawatir sama kamu'' (sambil mencium kening anaknya)
Papa mama yuki : ''yuki besok jangan maen sampe larut ya?, mama papa sangat mengkahwatirkan kamu!''
Yuki : ''iya ma pa aku janji gak bakal nakal lagi!''
mama chika : ''stefan, adik kamu chika mana?'' ( tanyanya panik)
Stefan : ''maaf ma, chika hilang pas maen petak umpet ''
Tiba-tiba mama stefan pingsan atas pernyataan anaknya. Semua panik dan segera membawa mama stefan kerumah sakit.
@rumah sakit
Mama sinta akhirnya sadar. '' pa, chika mana pa? (tanya sambil mengeluarkan air mata )
Papa stefan : ''sabar ma, papa udah telpon polisi buat nyari chika''.
Walaupun begitu mama chika tetap tidak mau, ia ingin mencari putri satu-satunya itu, '' tapi ma, mama masih sakit?' (Bentak papa stefan). Setelah dibujuk oleh stefan dan papa , mama pun mau menunggu informasi dari kepolisian.
@pagi hari
mama yuki : ''gimana pa , udah ad kabar belum dari chika?''
Papa : ''belum ma!''
Ponsel milik papa rama pun berdering, pak rama keluar dari ruangan tersebut. diangkatnya tertulis dari kepolisian
bpk polisi : ''halo selamat pagi pak
Papa stefan : ''pagi pak, bagaimana informasi mengenai anak saya?''
Pak polisi : ''maaf pak saya harus mengatakan ini''
Papa : ''cepat katakan pak!'' (Bentak papa)
Pak polisi : ''kami dri kepolisian menemukan seorang anak gadis sekitar berumur 7 tahun tewas dengan muka yang telah hancur''.
Papa stefan : ''apa pak! '' ( shock mendengar pernyataan polisi tersebut papa tak sengaja menjatuhkan ponselnya kelantai, sontak terdengar oleh stefan yang sedang menemani mama didalam ruangan. stefan keluar, terlihat papa disudut ruangan tampak putus asa .
Stefan berjalan mendekati papa, terlihat papa sedang meneteskan air mata.
Stefan : ''pa, papa knapa?'' (tanyanya seraya duduk disamping papa)
Papa stefan : ''adik kamu!''
Stefan : ''knpa chika pa ?''
Papa stefan : '' chika udah gaada!''
Stefan : '' maksud papa?'' ( tidak yakin )
Papa stefan : ''adik kamu udah meninggal !''
stefan : ''apa pa, gamungkin, chika maafin aku ga bisa jaga kamu!,
Maafin aku maafin''
Papa stefan : '' kamu jangan kasi tau mama sebelum pemakaman chika selesai''
Stefan hanya bisa mengangguk tanda mengerti.
☆º°˚pemakaman
Suasana Pemakaman chika dipenuhi isak tangis papa,stefan,yuki, dan keluarga yuki yg turut hadir dalam pemakaman itu. Yuki,stefan,dan papa menaburkan bunga diatas tanah makam chika, mereka tak lupa membawa bunga mawar merah kesukaan chika, tapi mama chika tidak ada saat pemakaman chika karna mama bisa shock melihat putrinya terbujur kaku tak bernyawa dengan wajah yang hancur . Pemakaman pun selesai pukul 02.04. Semua pelayat pulang, tapi stefan dan papa masih berada disana untuk mengucapkan kata-kata terakhir untuk nya.
Stefan : ''chika maafin kakak , ga bisa jaga kamu!''
Papa chika :'' chika sayang mudah-mudahan kamu bahagia diatas sana ''
Stefan : ''chika, kamu akan tetap menjadi adik kesayangan ku'' ( sambil menangis ) , hari pun semakin gelap stefan dan papa memutuskan untuk pergi ke rumah sakit menjemput mama dan akan memberitau mama apa sebenarnya yang terjadi. Saat papa pergi ke pemakaman . Papa meminta dokter untuk memberi mama obat tidur agar tidak ketara, obat tidur hanya bertahan beberapa jam saja. Stefan dan papa berjalan menuju mobil tak disangka mama berlari menyusuri setiap makam, mama yang masih mengenakan pakaian rumah sakit itu berteriak '' chika sayang mama ikut kamu, mama sayang kamu''!. Papa pun segera menghampiri mama dan bibi yang menemani mama pergi kemakam. Kini papa telah menahan tubuh mama yang jalanya agak sempoyongan ,
Bibi : ''pak maafkan saya , ibu memaksa saya!'' ( penuh rasa bersalah )
Papa : ''ya tak apa-apa bi!''
Kini mama hanya bisa menahan tangis, karna mama tlah lelah menangis, papa menegarkan hati mama yang terluka, akhirnya mama bisa menerima semua ini. Walau berat tapi mama harus menerima semua ini.
@3 hari setelah kematian chika
Beberapa hari kemudian papa mendapat telpon dari kepolisian, Ia sedikit bahagia '' harapan itu ada'' , stefan dan mama juga mengatakan hal yang sama '' HARAPAN ITU ADA''. keluarga chika pun terus mencari keberadaan chika namun hasilnya nihil, keluarga chika tetap semangat dan berjanji akan terus mencari putrinya, ''HARAPAN ITU ADA'' UCAP STEFAN KEMBALI.
@stefan
Hari demi hari , berminggu-minggu, bahkan bertahun-tahun dilalui keluarga rama wijaya tanpa hadirnya chika. Kini tak terasa stefan telah berusia 17tahun,.
@chika
Begitu juga dengan chika hari demi hari ia lalui bersama keluarga
Rama wijaya, dan tumbuh menjadi gadis remaja yang pintar, manja, cantik, dan menarik , chika telah memasuki umur 15 tahun. chika tidak mengingat kejadian 7 tahun ya lalu, karna ia mengalami amnesia , dia tidak bisa mengingat masa lalunya, masa-masa indah bersama kak stefan, papa reno dan mama angel ( papa mama kandung chika ).
@Balik keawal
Tiba-tiba mama mengagetkan stefan ,
Mama : ''stefan kamu knapa?, kamu ingat lagi ya sama adik mu?''
Stefan : ''iya ma, chika smoga kamu baik-baik saja diluar sana''
Mama stefan : '' ya udah stef, kamu tidur gih udah malem, Besok kan sekolah pertama tahun ajaran baru''
Stefan : ''iya ma'' ( stefan menurut )
Kemudian stefan merebahkan tubuhnya di tempat tidur, mama menyelimuti tubuh stefan. Mama duduk agak dipinggir tempat tidur dan mengelus anak satu-satunya itu, mama akan selalu menjaga stefan, ia tak mau kehilangan anak untuk kedua kalinya. Kini stefan telah tidur pulas, mama menutup jendela kamar stefan dan sekilas melihat bintang nan jauh disana dengan bisikan '' HARAPAN ITU ADA''. mama pun menutup pintu kamar stefan.
@ sekolah
Stefan memarkir mobilnya itu diparkiran mobil, yuki pun menghampiri stefan.
Yuki : ''hay stefan'' ( melambaikan tangan)
Stefan : ''hay juga yuki''
Mereka pun berjalan beriringan menuju kelas 12 ipa 1. Terlihat didalam kelas telah ramai dengan cerita anak-anak yang menghabiskan libur panjang dengan melakukan kegitan-kegiatan. Genk dari yuki ( vebby, jasmine, bella, ) menghampiri stefan dan yuki.
All : ''hay yuki stefan''
Yuki dan stefan : ''hay juga''
Stefan permisi duluan untuk ke tempat duduknya, yuki juga berjalan diringi teman-teman ke tempat duduk. Ponsel stefan bergetar seperti menyampaikan sebuah pesan.
From : kevin
Stefan, istirahat pertama kumpul ditempat biasa!
Stefan pun mengetik sms dengan cepat .
To : kevin
Oke.
@kelas 10 ipa 1
'' akhirnya mos berakhir juga'' kata chika. Chika kini telah resmi menjadi siswi sma 1 JAKARTA. chika memilih duduk deket meja guru deret 3 dari depan bersama vita ( teman smp chika), dibelakangnya ada diah dan laksmi (teman baru chika). Mereka berempat sangat asyik mengobrol,(seperti teman akrab, padahal baru aja kenalan). Walaupun baru kenal chika tak enggan menceritakan bahwa kepalanya pernah terbentur batu yang mengakibatkan dia mengalami amnesia saat umur 12 tahun. Bel masuk pun berbunyi . Semua murid masuk kelas.
Guru biologi : '' pagi anak-anak''
Murid : ''pagii bu''
Guru : ''perkenalkan nama ibu mariani, ibu guru biologi untuk kelas 10 ipa 1, sekaligus wali kelas kalian''.
Bu mariani itu pun terus nyerocos didepan kelas, menceritakan hal-hal yang dianggapnya tidak penting. Hingga jam pelajaran pertama berakhir ibu mariani terus nyerocos sendiri.
@bel berbunyi@
Guru : ''keasyikan bercerita, ibu sampai lupa memilih ketua kelas, okay dijam kedua ibu minta izin pada pak gusti untuk meminta waktunya sebentar, Sekarang kalian boleh istirahat''.
Laksmi : ''chika ,kekantin yuk?''
Chika : ''okay''
Mereka berempat pun kekantin. tak sengaja chika menabrak kakak kelasnya ,
Chika : '' eh maaf kak, ''
Stefan : ''iya iya gapapa''
Teman-teman yang melihat kejadian itu berbalik menghampiri chika,
All : ''loe gak apa-apa kan?''
Chika : '' gue gak pa'' sekali lagi maaf ya kak'' (dengan tampang polos)
''Stefan'' panggil ajun!
Stefan :''iya jun,tunggu''
Chika dan teman-teman berlalu dari tempat itu, stefan tetap berdiri disana, tapi akhirnya berlalu karena ajun sedari tadi berteriak memanggil nama ''stefan''. Saat berjalan menuju tempat tongkrongannya, stefan mengingatkan gadis itu pada chika. Pikiran tersebut ditepiskannya segera, ''tidak ada yang bisa menyamai chika dengan gadis manapun''. (ucap stefan dalam hati)
@bel masuk
Semua siswa beriak-riuh memasuki kelas. Bu mariani memasuki kelas, sesuai janji nya tadi akan ada pemilihan ketua kelas .
Guru :'' apakah kalian sudah mempunyai calon ketua kelasnya''
Diah : ''chika bu'' ( menunjuk kearah chika)
Chika : ''loe kok gue, enggak bu''
Guru : ''okay kalo gitu kita voting aja,''
* calon ketua kelas
1) chika
2) daniel
guru : ''siapa yang memilih daniel?''
Bu mariani pun menghitung jumlahnya 1...2...3........dan...........?
'' siapa yang memilih chika ?''
1....2....3.....dan ........?
Guru : ''kita udah tau kan siapa ketua kelasnya, okay ibu harap kalian berdua bisa menjadi ketua dan wakil kelas dengan baik''
Laksmi : ''selamat ya, chika''
Diah&vita : ''cie,cie yang jadi ketua kelas''
Chika : ''apaan sieh loe?''
pemilihan selesai dibarengi bel tanda istirahat kedua.
Chika,vita, diah, laksmi lebih memilih untuk mengobrol didalam kelas ketimbang ngecengin kakak kelas ataupun menghabiskan uang jajan. Hingga mereka bosan, bel masuk terakhir pun berbunyi.
Guru matematika masuk kelas.
Pak seno : ''siang''
All : ''siang pak''
Pak seno : ''apa kalian sudah mendapat lks matematika?''
All : ''belum pak, ketua sama wakil minta lks ama pak dirta di perpustakaan''
Chika dan daniel pun berjalan menuju perpustakaan, tiba diperpustakaan ia melihat cowok tadi yang tak sengaja ia tabrak. rupanya ia juga sedang mengambil lks. kak stefan hanya tersenyum pada chika saat ia berpapasan. Chika dan daniel meminta lks pada pak dirta. Lks pun diberikan. Chika dan daniel pun membawa semua lks ke kelas. Semua berebutan memilih lks yang mulus,bagus, dan yang pasti bisa dibaca. Kini pelajaran matematika dimulai dari aljabar, chika paling benci dengan pelajaran ini. 1 jam pelajaran itu dilalui chika dengan sangat bosan dan setengahnya dari pelajaran itu tak dapat masuk ke otaknya. Tapi untungnya bel pulang berbunyi. Kak nina dan kak mike telah menjemputnya.
Chika : ''gue duluan ya'' ( melambaikan tangan)
All : ''oke''
@didalam mobil
Nina : ''bagaimana hari pertama kamu belajar''
Chika : ''tidak begitu buruk''
Walaupun chika dan nina bukan saudara kandung, nina sangat menyayangi adik angkatnya itu melebihi dirinya sendiri, begitu juga dengan mike. Chika terkadang sangat manja dengan mike.
Mike :'' kamu mau makan gak chik?''
Chika :''ga ah, mau makan masakan mama aja, pasti lebih enak'' (tolak chika)
Mike : ''oke deh''
@rumah rama wijaya
Chika, nina, langsung masuk ke dalam, namun mike tidak bisa mampir karena saat perjalanan pulang (kerumah nina) mike ditelpon oleh sang mama yang menyuruhnya segera pulang untuk mengantar mama arisan.
@kamar chika
Chika membuka sepatunya dan langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuknya, ia mengingat cowok tadi yang bernama stefan,
'' kalo diliat-liat dia lucu juga'' pikir chika dalam hati, senyumnya manis.
Mama sinta : '' chika, makan sayang''
Chika : '' iya ma sebentar''
Chika pun segera mengganti seragam dengan pakaian rumah. Ia segera menuruni anak tangga satu demi satu. Terlihat mama sinta sibuk menyiapkan sarapan untuk kedua putrinya yang cantik-cantik itu. Chika pun dengan lahap menghabiskannya, nina heran dengan tingkah adiknya itu. Nina saja baru menghabiskan seperempat dari makananya, Sementar Chika telah menghabiskan makananya tanpa sisa atau bekas makanan yang menepel dipiringnya, piringnya bersih.
Nina :'' chika gak pernah berubah dari dulu, gayanya ngegemesin''
Chika : ''ya dong kak, adik siapa dulu? Kak nina''
Nina :'' oh ya chika , kamu mau ikut kakak gak ke mall ntar sore ?''
Chika:'' boleh kak''
Mereka pun mengobrol dengan asyiknya diruang makan, sambil tertawa terbahak-bahak mendengarkan cerita-cerita unik dari chika. Inilah yang membuat mama dan nina sangat menyayangi chika, chika selalu bisa membuat seisi rumah menjadi tertawa lepas.
Nina: chika , tambah sayang aja ama kamu'' ( memeluk chika)
Chika : '' aku juga tambah sayang ama kakak''
Mama : ''sama mama, ?''
Chika : ''iya dong sama mama juga sayang banget''
Tak disangka papa yang baru pulang dari kantor pun mendengar percakapan mereka, papa langsung molontarkan pertanyaan '' sama papa gak sayang ya?''
Chika : ''siapa yang bilang gak sayang?, aku sayang ama papa mama, kak nina juga sambil memeluk erat papa rama. Mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia.
@rumah stefan
Stefan :'' loe maen dong kerumah baru gue'' (mintanya pada yuki disebrang)
Yuki : ''oke, tapi sekarang loe mesti keluar''
stefan : ''keluar, ngapain?''
Yuki memutuskan sambungan teleponnya, stefan pun menuruti ucapan yuki. Stefan membuka pintu dan wow suprise temen-temen nya semua kini sudah berada di dalam rumah barunya. Stefan baru pindahan 2 hari yang lalu, rumahnya yang ini lebih besar dan megah dibandingkan dengan yang lama. suara canda tawa teman-temannya memenuhi ruangan. Pembantu stefan pun menyugukan minuman dan beberapa macam kue, cukem langsung saja menyambar kue itu.
Kevin : '' ih cukem ini kebiasaan''
Stefan : '' ga apa-apa kok abisin aja,klo bisa''
Kevin :'' tuh kan yang punya kue aja gak marah, nah loe yang sewot''
Yuki : ''nyokap, bokap loe mana?''
Stefan : '' oh mama lagi ke mall, kalo papa lagi dikantor'' (jelas stefan singkat, padat). Mereka pun mengobrol dengan cemilan kue yang disediakan, tak terasa 3 jam sudah mereka berada dirumah stefan, teman-teman memutuskan untuk segera pulang karna senja telah menanti.
@mall
Nina :'' chika tolong dong bawain belanjaan kakak''
Chika : ''sini kak ,aku bawain''
Chika dan nina pun terus memutari pusat perbelanjaan tersebut, beli itulah beli inilah . Kebiasaan buruk nina kalo udah ketemu yang namanya mall pasti lama banget nangkring di toko baju, chika jadi bosen harus milihin baju yang pas untuk kak nina, chika memutuskan untuk duduk dibangku yang berada diluar toko tersebut. Chika memainkan bb nya. Chika melihat seorang ibu yang kerepotan membawa barang belanjaan, dompet ibu itu jatuh. Tanpa ragu chika mengambilnya dan segera mengejar ibu itu.
Chika : '' bu , ibu berbaju merah'' (jeritnya)
Ibu itu pun menoleh.
Ibu : '' ya nak, ada pa?''
Chika : ''ini bu dompetnya jatuh''
Ibu : '' oh ya makasi ya nak,kamu baik sekali''.
Chika : ''sama-sama bu,
Ibu : '' bagaiman kalo kamu ibu traktir makan?''
Chika : '' boleh juga dari pada gue nungguin kak nina disini sendirian'' (dalam hati). alhasil chika mengiyakan ajakan ibu itu.
@restaurant
Chika dan mama angel memesan makanan yang sama, mereka berdua mengobrol.
Mama angel : ''siapa nama nya nak?''
Chika : '' chika bu,''
Mama : ''saya angel, namamu sama seperti putri saya, mungkin kalo dia masih disini sebesar kamu''
Chika : ''maksud ibu?''
Mama angel : ''anak saya hilang saat berumur 7 tahun!''
Chika :'' maaf ya bu,''
Mama angel : ''oh ya tak apa nak''
mama angel pun merasa ada sesuatu istimewa saat dekat dengan chika, seperti sudah mengenal lama. Pesannanya kemudian datang, mama angel yang melihat cara makan chika sama dengan putri kecilnya itu, ingin rasanya ia memeluk chika.
mama angel :'' chika, boleh tante memeluk kamu?''
Nina : ''tentu tante''
Mama memeluk chika dengan erat seakan chika kecil ada pada diri chika.
Belum sempat chika menghabiskan makanan, ponselnya bergetar seperti menyampaikan sebuah pesan.
From : kak nina
kamu dimna sih chik? Cepetan aku udah kelar nie beli bajunya!''
Chika dengan sigap mengetik smsnya,
to : kak nina
Oke.sekarang!''
Chika buru-buru pamit kepada mama angel,secepat kilat ia menghampiri kak nina.
@1 minggu berlalu
Kini sudah seminggu chika melewati hari-harinya disekolah. Persahabatan antara kupu-kupu (chika,vita,diah,n laksmi) pun semakin erat. Sejak kejadian itu ,Chika semakin dekat dengan stefan , stefan ternyata tetangga baru chika, dan yang lebih mengagetkan lagi tante yang ia temui seminggu yang lalu adalah mama angel ( mama stefan ).
Chika sering bertamu kerumah stefan , kalo gak iseng , yah nanya pelajaran aljabar ( perlu dicatat , stefan sangat jago yang namanya aljabar). Mama papa stefan sangat senang jika chika bertamu kerumahnya.
@hujan deras
Terlihat rama wijaya beserta istri sedang mengobrol asyik disana ditemani secoples cemilan, keluarganya sedang membicarakan chika.
Mama sinta : '' mas, bagaimana kalo chika bertemu dengan keluarganya?'' (menatap suaminya)
Papa : ''itu tidak mungkin ma''
Mama : ''mama sangat menyayangi chika, walau dia bukan anak kandung kita''
saat mama mengucapkan hal itu, chika tepat berada didepan pintu,
walau samar terdengar oleh chika tapi dia masih bisa mendengar kata terakhir mama itu '' BUKAN ANAK KANDUNG'' ucapnya lirih
Mama : ''sayang kamu udah pulang?''
Chika : '' ma, jelasin apa maksud mama?''
Papa : '' maafkan kami sayang''
Chika : '' knapa sih ma , mama gak bilang dari dulu, kenapa mesti sekarang?'' tanyanya membentak
Papa : ''sebelum mengalami amnesia, kamu telah mengetahuinya, tapi saat amnesia kamu lupa semuanya dan kami memutuskan untuk tidak memberitahu kamu.
Chika :'' walau amnesia, chika berhak tau!''
Tanpa berpikir panjang disertai hujan deras petir yang menggeleger chika nekat pergi dari rumah, mama dan papa mengejarnya tapi chika sudah terlalu jauh,kemudian mobil jazz merah berhenti di depan rumah rama wijaya.
Mama : '' angel adik kamu pergi''( menagis)
Papa :'' cepat kamu cari dia!'' (perintah papa)
Angel dan mike yang saat itu masih berada disana segera menuruti perintah papa.
@chika
Chika terus berjalan tak tau arah tujuannya, air mata nya tak terlihat lagi oleh derasnya hujan. Hatinya hancur, terluka, kecewa. Tak disangka sebuah motor mengebut dari belakangnya, dan brukkk,chika terlempar keatas dan kepalanya membentur aspal.
@mama sinta
Mama sinta terus saja menangis tak henti-hentinya. Ia khawatir dengan chika, ia merasa sangat bersalah padanya, mama hanya bisa berdoa agar keadaan chika baik-baik saja.
@didalam mobil stefan
Mama angel dan stefan saat itu tengah datang dari arisan, hujan begitu derasnya menyulitkan stefan untuk melihat jelas didepanya, stefan berhenti mendadak karna dia melihat seseorang tergeletak ditengah jalan. Stefan dan mama pun nekat turun, dilihatnya chika terbujur lemas tak berdaya dipenuhi darah segar yang mengalir. Stefan pun segera mengangkat tubuh mungil chika kedalam mobil dan membawanya kerumah sakit.
@rumah sakit
Dengan rasa cemas papa, mama, nina , dan mike berjalan melewati setiap lorong-lorong rumah sakit. Kini ia telah mendapatkan mama angel dan stefan dengan keadaan cemas pula. '' bagaiman keadaan putri saya , bu?''
Mama stefan : '' masih ditangani dokter''
Mama angel menceritakan kejadian yang sebenarnya pada mama stefan, mama kaget mendengar kata- kata mama sinta yang menyatakan bahwa '' CHIKA BUKAN ANAK KANDUNG SAYA'' ,ia menemukan chika ditaman saat itu dia sendirian dan menagis.
Stefan :'' ma, itu pasti chika kecil?,HARAPAN ITU ADA, ma dan kita tak usah mencari harapan itu lagi karna dia ada didepan mata kita''
Mama hanya bisa berharap agar apa yang diucapkan stefan benar adanya. dokter keluar dari ruangan itu,
Mama angel :'' bagaimana keadaan anak saya?''
Dokter : '' anak ibu membutuhkan donor darah b''. Golongan darah chika sama dengan mama angel dan stefan.
Stefan dan mama : '' darah saya aja dok, ?''
Stefan :'' ma biar aku aja ma, aku ingin menebus semuanya''
walau bersikeras mama berhasil dibujuk oleh stefan. Kini darah stefan siap untuk didonorkan.
nina :'' semoga kamu cepet sembuh''( terus berdoa''
@didalam ruangan
disana terlihat keluarga stefan dan nina yang terus komat kamit mendoakan chika. chika pun tersadar dari tidur panjangnya, keluarga pun terlihat sedikit lega. mama sinta dan papa mendekati putri mungil yang ia rindukan,
chika : ''ma, pa chika inget semuanya!''
Mama sinta : ''syukurlah, kamu telah mengingatnya''
Mama angel :'' sayang kamu inget siapa mama?''
chika :'' mama angel , mama kandung aku?''
Mama : ''iya sayang, ini mama '' ( memeluk)
Stefan :'' inget aku, ?''
Chika :'' kak stefan , itukah kamu?''
Stefan : ''ya adikku sayang, HARAPAN ITU TELAH KEMBALI'' (memeluk erat sangat erat)
Chika :'' HARAPAN?''
Stefan : '' ia, harapan itu sekarang telah berada dipelukan ku, yaitu kamu''.
Papa : ''iya sayang HARAPAN itu adalah kamu, harapan yang dulu hilang kini telah kembali''
papa reno juga memeluk putrinya. Akhirnya chika mengingat semuanya, masa-masa indah bersama kak stefan papa, mama ia pun kini sudah ingat kejadian 7 tahun yang lalu.
@rumah rama
Sejak pulang dari rumah sakit kemarin ia kini tinggal bersama keluarga papa reno ( ortu kandungnya). Sebenarnya keluarga rama berat hati melepas putrinya itu, toh juga rumah mereka berdekatan nanti kalo kangen tinggal maen. (heheehehhe). Stefan sangat senang kini harapan yang ia tunggu-tunggu selama 10 tahun, kini telah berada dalam pelukannya.
@ sekolah
Chika dan stefan pergi berbarengan ke sekolah, yuki yang melihat hal itu langsung menghampiri stefan.
yuki : '' loe ngapain sih berangkat bareng nih cewek?'' ( menunjuk chika )
Stefan : '' masalah buat loe, loe cemburu?'' ( sambil nyengar-nyengir)
Yuki :'' gak gue gak cemburu!''
Stefan : '' loe inget chika kan?''
Yuki :'' chika , adik loe kan?''
Chika:'' iya kak yuki ini chika!''
Yuki :'' masa iya, orang udah mati bangkit lagi?''
Stefan pun mengajak adik serta yuki ke belakang sekolah. Stefan menceritakan semuanya pada yuki. '' memang gue , papa, mama, sempet putus asa , tapi selang beberapa hari kaematian chika kami mendapatkan harapan itu kembali'' (cerita stefan)
Yuki :'' harapan? Maksud loe?''
Stefan menjelaskan panjang lebar, sampai yuki benar-benar paham.
Yuki :'' oh jadi mayat yang ditemuin polisi itu bukan jenazah chika?''
Stefan : '' bukan yuki sayang'' ( keceplosan)
Yuki :'' apa loe bilang ''SAYANG''?
Stefan :'' iya gue sayang sama loe, loe mau gak jadi pacar gue?''
Chika :''cie....cie trima kak''
Yuki :''gak romantis banget sih, iya gue mau jadi kakak ipar chika''
Stefan :'' jadi kita ,....!''
Yuki dan chika : pacaran'' (mereka tertawa cekikikan).
Stefan berjanji dalam hati kecilnya , ia akan menjaga harapan itu, tak akan pernah ia lepas lagi, ia selalu ingin bersama harapan itu, harapan itu akan selalu bersama nya.
>Selesai<